10 Tokoh Angkasawan Dunia Paling Bersejarah & Pencapaian Mereka
Sejarah penerbangan manusia ke angkasa tidak hanya dibentuk oleh satu negara atau satu misi. Dari penerbangan pertama mengelilingi Bumi hingga manusia pertama menginjakkan kaki di Bulan, sejumlah angkasawan mencatat tonggak yang mengubah cara manusia melihat kemampuan menjelajah luar angkasa.
Nama seperti Yuri Gagarin, Neil Armstrong, Valentina Tereshkova, John Glenn, dan Sally Ride menjadi bagian penting dalam sejarah tersebut. Masing-masing memiliki pencapaian yang berbeda, tetapi semuanya berkaitan dengan tonggak besar dalam perkembangan penerbangan berawak.
1. Yuri Gagarin
Yuri Gagarin dari Uni Soviet merupakan manusia pertama yang melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengorbit Bumi.
Pada 12 April 1961, Gagarin diluncurkan menggunakan wahana Vostok 1. Penerbangannya berlangsung sekitar 108 menit dan menyelesaikan satu orbit mengelilingi Bumi. Peristiwa tersebut menandai dimulainya era penerbangan manusia ke luar angkasa.
Gagarin kemudian menjadi tokoh terkenal di seluruh dunia. Keberhasilannya juga menjadi salah satu tonggak penting dalam persaingan antariksa antara Uni Soviet dan Amerika Serikat pada masa Perang Dingin.
2. Neil Armstrong
Jika Gagarin dikenal sebagai manusia pertama yang mencapai orbit Bumi, Neil Armstrong dikenang sebagai manusia pertama yang menginjakkan kaki di Bulan.
Armstrong menjadi komandan misi Apollo 11. Pada 20 Juli 1969, ia keluar dari modul lunar dan menjadi manusia pertama yang berjalan di permukaan Bulan.
Misi Apollo 11 juga membawa Buzz Aldrin dan Michael Collins. Armstrong dan Aldrin bekerja di permukaan Bulan, sementara Collins tetap berada di orbit Bulan dalam modul komando.
Pendaratan Apollo 11 menjadi salah satu peristiwa paling terkenal dalam sejarah eksplorasi ruang angkasa. Lebih dari 500 juta orang diperkirakan menyaksikan siaran televisi misi tersebut di seluruh dunia.
3. Valentina Tereshkova
Valentina Tereshkova mencatat tonggak penting lain sebagai perempuan pertama yang pergi ke luar angkasa.
Kosmonaut Uni Soviet tersebut terbang dengan Vostok 6 pada 1963, sekitar dua tahun setelah penerbangan bersejarah Yuri Gagarin. NASA mencatat bahwa Tereshkova menjadi perempuan pertama di luar angkasa dan satu-satunya perempuan yang terbang dalam program Vostok.
Penerbangan Tereshkova memiliki arti penting dalam sejarah penerbangan berawak karena menunjukkan bahwa perempuan juga dapat menjalani misi ruang angkasa pada masa ketika program antariksa masih sangat didominasi laki-laki.
4. John Glenn
John Glenn menjadi salah satu tokoh penting dalam sejarah awal program antariksa Amerika Serikat.
Pada 20 Februari 1962, Glenn menjadi orang Amerika pertama yang mengorbit Bumi. Ia menjalankan misi Mercury-Atlas 6 menggunakan kapsul Friendship 7 dan mengelilingi Bumi sebanyak tiga kali.
Penerbangan tersebut terjadi setelah Yuri Gagarin lebih dulu mengorbit Bumi pada 1961. Karena itu, misi Glenn menjadi salah satu tonggak penting bagi Amerika Serikat dalam fase awal perlombaan antariksa.
Menariknya, perjalanan Glenn ke luar angkasa tidak berhenti pada masa program Mercury. Pada 1998, ketika berusia 77 tahun, ia kembali terbang menggunakan pesawat ulang-alik Discovery dan menjadi orang tertua yang pergi ke luar angkasa pada saat itu.
5. Sally Ride
Sally Ride merupakan tokoh penting dalam sejarah keterlibatan perempuan Amerika Serikat dalam penerbangan antariksa.
Pada 18 Juni 1983, Ride terbang dengan pesawat ulang-alik Challenger dalam misi STS-7 dan menjadi perempuan Amerika pertama yang pergi ke luar angkasa.
Penerbangan tersebut berlangsung sekitar enam hari. Kru STS-7 menjalankan berbagai kegiatan, termasuk melepaskan satelit komunikasi dan melakukan eksperimen di orbit.
Ride juga menjadi bagian dari kelompok astronaut NASA yang dipilih pada 1978, ketika NASA untuk pertama kalinya memasukkan perempuan dalam kelas astronaut barunya sejak 1969.
6. Buzz Aldrin
Buzz Aldrin adalah astronaut Apollo 11 yang menjadi manusia kedua yang berjalan di Bulan, setelah Neil Armstrong.
Aldrin bertugas sebagai pilot modul lunar Apollo 11. Setelah Armstrong turun ke permukaan Bulan, Aldrin menyusul sekitar 20 menit kemudian.
Sebelum Apollo 11, Aldrin telah menjalani penerbangan antariksa melalui misi Gemini XII. Latar belakangnya sebagai insinyur dan pilot pesawat tempur turut mendukung kariernya sebagai astronaut NASA.
Namanya kemudian selalu dikaitkan dengan salah satu pencapaian paling penting dalam sejarah manusia: pendaratan dan aktivitas manusia pertama di permukaan Bulan.
7. Michael Collins
Nama Michael Collins sering berada di belakang Armstrong dan Aldrin ketika Apollo 11 dibicarakan, tetapi perannya sangat penting.
Collins merupakan pilot modul komando Apollo 11. Ketika Armstrong dan Aldrin berada di permukaan Bulan, Collins tetap berada di orbit menggunakan modul komando Columbia.
Artinya, ketiga astronaut Apollo 11 memiliki tugas yang berbeda tetapi saling bergantung. Armstrong dan Aldrin melakukan pendaratan, sedangkan Collins bertanggung jawab atas bagian misi yang tetap berada di orbit Bulan.
Tanpa ketiganya, misi Apollo 11 tidak akan dapat berlangsung seperti yang direncanakan.
8. Alan Shepard
Alan Shepard juga termasuk tokoh penting pada masa awal penerbangan antariksa Amerika Serikat.
Pada 5 Mei 1961, Shepard menjadi orang Amerika pertama yang melakukan penerbangan antariksa. Namun, penerbangannya bersifat suborbital, sehingga berbeda dari penerbangan Yuri Gagarin yang mengorbit Bumi.
Shepard kemudian melanjutkan kariernya sebagai astronaut. Ia juga menjadi bagian dari program Apollo dan akhirnya pergi ke Bulan sebagai komandan Apollo 14.
Perjalanan kariernya memperlihatkan perkembangan cepat program antariksa Amerika Serikat dari penerbangan singkat menuju misi eksplorasi Bulan.
9. Svetlana Savitskaya
Svetlana Savitskaya merupakan kosmonaut Uni Soviet yang mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang melakukan spacewalk.
NASA mencatat bahwa Savitskaya melakukan perjalanan ke stasiun luar angkasa Salyut 7 pada 1982 dan kemudian kembali ke luar angkasa pada 1984. Dalam penerbangan keduanya, ia menjadi perempuan pertama yang melakukan aktivitas di luar wahana antariksa.
Pencapaiannya melanjutkan tonggak yang sebelumnya dibuat Valentina Tereshkova dalam sejarah perempuan di luar angkasa.
10. John Young
John Young merupakan salah satu astronaut dengan karier panjang dalam sejarah NASA.
Ia termasuk dalam generasi awal astronaut Amerika dan kemudian terlibat dalam berbagai program penerbangan berawak. Young juga menjadi komandan STS-1, penerbangan pertama program Space Shuttle pada 1981, bersama pilot Robert Crippen.
STS-1 memiliki arti khusus karena untuk pertama kalinya sebuah pesawat ulang-alik operasional membawa manusia ke orbit. Misi tersebut menjadi awal dari era Space Shuttle yang berlangsung selama beberapa dekade.
Tonggak Sejarah yang Dicatat Para Angkasawan
Jika pencapaian para tokoh tersebut disusun berdasarkan tonggak sejarahnya, gambaran sederhananya seperti berikut:
| Tokoh | Tonggak sejarah |
|---|---|
| Yuri Gagarin | Manusia pertama di luar angkasa dan pertama mengorbit Bumi |
| Alan Shepard | Orang Amerika pertama di luar angkasa |
| John Glenn | Orang Amerika pertama yang mengorbit Bumi |
| Valentina Tereshkova | Perempuan pertama di luar angkasa |
| Neil Armstrong | Manusia pertama yang menginjakkan kaki di Bulan |
| Buzz Aldrin | Manusia kedua yang berjalan di Bulan |
| Michael Collins | Pilot modul komando Apollo 11 yang mengorbit Bulan saat pendaratan pertama |
| Svetlana Savitskaya | Perempuan pertama yang melakukan spacewalk |
| Sally Ride | Perempuan Amerika pertama di luar angkasa |
| John Young | Komandan penerbangan pertama Space Shuttle |
Daftar tersebut bukan peringkat siapa yang paling hebat. Mereka mewakili tonggak berbeda dalam perkembangan penerbangan manusia ke luar angkasa.
Mengapa Tokoh-Tokoh Ini Penting dalam Sejarah Antariksa?
Pencapaian para angkasawan tersebut menunjukkan bagaimana penerbangan manusia berkembang secara bertahap.
Pada awal 1960-an, tantangan utamanya adalah membuktikan bahwa manusia dapat bertahan hidup dan bekerja di luar atmosfer Bumi. Penerbangan Gagarin, Shepard, Glenn, dan Tereshkova menjadi bagian dari tahap tersebut.
Beberapa tahun kemudian, tantangannya berkembang menjadi perjalanan menuju benda langit lain. Apollo 11 membawa manusia ke permukaan Bulan dan menjadi tonggak baru dalam eksplorasi antariksa.
Setelah itu, perhatian semakin luas pada aktivitas manusia di orbit, pesawat ulang-alik, stasiun luar angkasa, penelitian ilmiah, dan keterlibatan kelompok yang lebih beragam dalam penerbangan antariksa.
Dengan demikian, sejarah angkasawan dunia bukan hanya cerita tentang siapa yang menjadi "yang pertama". Setiap pencapaian menjadi bagian dari rangkaian perkembangan teknologi, pelatihan, ilmu pengetahuan, dan kerja sama manusia yang memungkinkan misi berikutnya dilakukan.
Kesimpulan
Beberapa tokoh angkasawan paling bersejarah antara lain Yuri Gagarin, Neil Armstrong, Valentina Tereshkova, John Glenn, Alan Shepard, Buzz Aldrin, Michael Collins, Svetlana Savitskaya, Sally Ride, dan John Young.
Gagarin membuka era penerbangan manusia ke luar angkasa, Armstrong dan Aldrin membawa manusia ke permukaan Bulan, Tereshkova dan Ride menjadi pelopor perempuan dalam penerbangan antariksa, sedangkan Glenn, Shepard, Savitskaya, Collins, dan Young mencatat tonggak penting lainnya.
Mereka tidak bekerja sendirian. Di balik setiap penerbangan terdapat ribuan ilmuwan, insinyur, teknisi, pengendali misi, dan pekerja lain. Namun, nama para angkasawan tersebut tetap tercatat dalam sejarah karena mereka menjadi manusia yang menjalankan misi-misi yang sebelumnya hanya menjadi impian.