Siapa Pahlawan di Uang Rp2.000? Ini Peran M.H. Thamrin
Pahlawan yang terdapat pada uang kertas Rp2.000 adalah Mohammad Hoesni Thamrin (M.H. Thamrin), seorang tokoh pergerakan nasional yang dikenal sebagai pejuang politik, pembela rakyat kecil, dan simbol nasionalisme Indonesia pada masa kolonial Belanda.
Wajah M.H. Thamrin tercetak pada uang kertas Rp2.000 Tahun Emisi 2016 dan 2022 yang saat ini masih berlaku sebagai alat pembayaran sah di Indonesia.
Siapakah M.H. Thamrin?
Mohammad Hoesni Thamrin adalah tokoh pergerakan nasional Indonesia yang memperjuangkan hak-hak rakyat melalui jalur politik dan parlemen kolonial.
Ia dikenal sebagai figur yang berani mengkritik ketidakadilan pemerintah Hindia Belanda dari dalam sistem, sesuatu yang sangat langka pada masanya.
Profil singkat M.H. Thamrin:
- Nama lengkap: Mohammad Hoesni Thamrin
- Lahir: 16 Februari 1894, Batavia (Jakarta)
- Wafat: 11 Januari 1941
- Bidang perjuangan: Politik, sosial, dan kebangsaan
- Status: Pahlawan Nasional Indonesia (1964)
Mengapa M.H. Thamrin Dipilih untuk Uang Rp2.000?
Bank Indonesia memilih M.H. Thamrin sebagai tokoh pada uang Rp2.000 karena perannya mewakili perjuangan rakyat perkotaan, politik etis, dan nasionalisme sipil.
Beberapa alasan utama pemilihannya:
Pejuang melalui parlemen M.H. Thamrin aktif di Volksraad (Dewan Rakyat) dan vokal membela kepentingan bumiputra.
Simbol perlawanan tanpa kekerasan Ia memperjuangkan kemerdekaan lewat argumentasi, kebijakan, dan kritik terbuka.
Representasi tokoh Betawi dan urban Berbeda dari banyak pahlawan militer, Thamrin mewakili rakyat kota dan kaum terdidik.
Nilai relevan hingga kini Isu keadilan sosial, kesetaraan, dan keberanian bersuara tetap relevan dalam kehidupan berbangsa.
Baca juga : Tokoh yang Pernah Ada pada Mata Uang Rupiah Indonesia
Apa Peran M.H. Thamrin dalam Sejarah Indonesia?
1. Membela Hak Rakyat di Volksraad
M.H. Thamrin menggunakan Volksraad sebagai alat perjuangan politik, meskipun lembaga tersebut berada di bawah kontrol kolonial.
Ia lantang menyoroti:
- Diskriminasi rasial
- Kemiskinan rakyat bumiputra
- Ketimpangan kebijakan kolonial
2. Mengkritik Pemerintah Kolonial Secara Terbuka
Thamrin dikenal berani menyampaikan kritik langsung kepada pemerintah Belanda, termasuk soal:
- Pajak yang mencekik rakyat
- Perlakuan tidak adil terhadap pribumi
- Kebijakan kota yang merugikan masyarakat lokal
Sikap ini membuatnya diawasi ketat oleh pemerintah kolonial.
3. Simbol Nasionalisme Modern
Berbeda dari tokoh perlawanan bersenjata, M.H. Thamrin menunjukkan bahwa perjuangan kemerdekaan juga bisa dilakukan lewat diplomasi, hukum, dan politik.
Inilah yang menjadikannya simbol nasionalisme modern dan intelektual.
Sejak Kapan M.H. Thamrin Ada di Uang Rp2.000?
Pertama kali muncul: Uang kertas Rp2.000 Tahun Emisi 2009
Dilanjutkan pada:
- Tahun Emisi 2016
- Tahun Emisi 2022 (desain diperbarui, tokoh tetap sama)
📌 Hingga saat ini, uang Rp2.000 bergambar M.H. Thamrin masih berlaku dan sering digunakan dalam transaksi harian.
Apakah Semua Uang Rp2.000 Bergambar M.H. Thamrin?
Ya. Sejak pertama kali uang Rp2.000 diterbitkan secara nasional, M.H. Thamrin selalu menjadi tokoh yang ditampilkan, meskipun desain dan warna uang mengalami perubahan.
Makna Simbolis Uang Rp2.000 dengan Tokoh M.H. Thamrin
Penempatan M.H. Thamrin pada pecahan kecil seperti Rp2.000 memiliki makna simbolis:
- Dekat dengan rakyat
- Digunakan dalam transaksi sehari-hari
- Melambangkan perjuangan rakyat kecil dan kelas menengah
Ini sejalan dengan nilai perjuangan Thamrin yang selalu berpihak pada masyarakat bawah.
Kesimpulan
Pahlawan pada uang Rp2.000 adalah Mohammad Hoesni Thamrin, tokoh pergerakan nasional yang memperjuangkan kemerdekaan dan keadilan sosial melalui jalur politik dan parlemen.
Pemilihannya mencerminkan pesan bahwa:
perjuangan bangsa tidak hanya dilakukan di medan perang, tetapi juga melalui pikiran, keberanian berbicara, dan integritas.